Sejarah Kerajaan Singasari [Lengkap Penjelasan dan ceritanya]

KERAJAAN SINGASARI РSejarah Kerajaan Singasari ini ialah merupakan sebuah kerajaan yang memiliki sejarah di Negara Indonesia yang lokasi kerajaan tersebut berada di daerah Kota Malang. Kerajaan Singasari ini pernah menggapai masa kejayaannya sampai-sampai tidak ada yang berani melawan atau pun menandinginya.

Tetapi diakibatkan adanya karma yang pernah dilakukan pertama kalinya oleh pendiri atau tokoh kerajaan, membuat kerajaan ini mengalami keruntuhan secara perlahan-lahan dan pelan-pelan.

Apakah kalian semua sudah ada yang mengetahui tentang sejarah kerajaan singasari ini? Berikut dibawah ini akan ada pembahasan tentang sejarah kerajaan tersebut, yuk langsung saja kita simak baik-baik isi dari pembahasan tersebut.

Sejarah Kerajaan Singasari Zaman Ken Arok

sejarah kerajaan singasari
hidupsimpel.com

Kerajaan Singasari terlihat sesudah kehancuran kerajaan kediri dan kerajaan ini dibangun atau didirikan tepat lokasinya di daerah Kota Malang, Jawa Timur. Kerajaan Singasari ini dibangun dan didirikan oleh Ken Arok sekaligus Ken Arok ini menjadi seorang raja pertama yang memimpin kerajaan tersebut.

Yang paling uniknya mengenai hal ini Ken Arok hanya rakyat biasa dan rakyat jelata yang hanya bekerja menjadi seorang petani taman dari Gunung Kawi. Sejak kecil, beliau telah diasuh oleh Lembong yang mana lembong ini ialah seorang pencuri dan dididik untuk menjadi seorang penjahat.

Ken Arok ini kerap sekali mencuri dan merampok bahkan Ken Arok ini pernah membunuh orang dan menjadi buronan dari Kerajaan Kediri, akan tetapi akhirnya beliau ini bertobat dan setelah beliau bertaubat beberapa taun kemudian beliau diangkat menjadi Bupati di Tumapel.

Ken Arok ini merasakan jatuh cinta kepada seorang perempuan yang bernama Ken Dedes, akan tetapi sangat disayangkan sekali karena si wanita yang dia cintai ini sudah memiliki suami yang mana suaminya itu bernama Tunggul Ametung.

Nah, kemudian setelah Ken Arok mengetahui bahwa si perempuan yang ia cintai ini memiliki seorang suami, disitulah muncul niat-niat buruk, yang mana niat buruk tersebut ialah Ken Arok ini ingin membuat si perempuan itu menjadi janda dengan cara menewaskan atau membunuh suaminya.

Ken Arok memesan senjata keris yang didatkan dari Empu Gandring, dan sewaktu malam tiba beliau berhasil membunuh sumai Ken Dedes yang bernama Tunggul Ametung. Nah setelah Ken Arok berhasil membunuh suami Ken Dedes, maka Ken Dedes pun menjadi seorang janda.

Kemudian Ken Arok tak banyak berfikir dan tak banyak basa-basi, ia langsung saja mendatangi si janda tersebut untuk melamar dan menikahi Ken Dedes sehingga menjadi istrinya. Pembunuhan yang dilakukan kepada Tunggul Ametung ini mendapatkan keberkahan sendiri, karena ia langsung dilantik menjadi seorang raja yang menguasai tempat menggantikan korbannya.

Penyerangan Terhadap Kerajaan Kediri

kerajaan singasari
idsejarah.net

Ken Arok belum merasa puas dengan kududukannya saat ini. Beliau memiliki rencana dan sudah merancang rencana dari jauh-jah hari. Rencana yang ingin ia kerjakan ialah ingin memusnahkan Raja pusat dari Kerajaan Kediri, yakni Raja Kertajaya namanya.

Ketika menginjak tahun 1222 M Ken Arok dan anak-anak buahnya menyerang Kerajaan Kediri. Kedua kubu tersebut saling bertempuran di Ganter, daerah dekat Pujon, Malang dan hasil akhir dari pertempuran antara dua kubu tersebut Raja Kertajaya terbunuh ditangan Ken Arok sendiri.

Disitulah Ken Arok menjadi seorang raja, lalu beliau mendirikan dan membangun Kerajaan Singasari yang mana kerajaan tersebut merubakan gabungan dari daerah antara Tumapel dan Kediri. Ken Arok juga diberi julukan nama sebagai Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabumi ini memimpin kerajaan selama 5 tahun lamanya.

Namun takdir hidupnya Ken Arok ini tidak berlangsung lama, karena karma yang menghampirinya sesudah masa lalunya beliau membunuh Tunggul Ametung. Akhirnya Ken Arok ini mati terbunuh di tangan pembunuh bayaran yang mana pembunuh bayaran tersebut orang suruhan dari Anusapati anak laki-laki Ken Dedes dan Tunggul Ametung.

Kemudian mayat Ken Arok dibentuk Candi Perpaduan Hindu Buddha di Kangen Enggan. Beberapa anak yang telah dihasilkan dari pernikahan Ken Arok dan beberapa istrinya diantaranya yaitu Panji Tohjoyo, Panji Sudatu, Panji Wregola, dan Dewi Rambi, dan anak yang terakhir ialah Mahesa Wongateleng yang merupakan hasil dari Ken Dedes.

Zaman Pemerintahan Anusapati

kerajaan singasari
dictio.id

Apabila ditelusuri kisahnya enak banget Anusapati ini, setelah selesai membunuh ayah tirinya ia langsung saja menjadi sang pemimpin atau raja. Ketika itu memasuki tahun 1227 akhirnya Kerajaan Singasari ini diambil alih oleh Anusapati dan Anusapati ini berkuasa atau menguasai kerajaan selama 21 tahun lamanya.

Tetapi sangat disayangkan, beliau tidak mewarisi bakat dari ayahnya karena tidak mampu atau tidak kuat untuk membawa perubahaan yang besar untuk keberlangsungan Kerajaan Singasari.

Kemudian karma tetap terjadi. Akhirnya Tohjoyo, putra kandung dari Ken Arok mengetahui siapa yang membunuh ayahnya sehingga Anusapati yang ketika waktu itu terlihat sangat baik, bahkan ia mengira bahwa Anusapati ini anak baik-baik saja ternyata secara diam-diam Anusapati ini membunuh Ayah kandungnya.

Lalu tohjoyo ini tidak tinggal diam begitu saja, ternyata Anusapati ini ialah pengkhianat yang sangat tega membunuh ayahnya sendiri. Beliau langsung membuat atau menyusun rencana untuk membalaskan dendam ayahandanya. Tohjoyo tidak tinggal diam begitu saja, ternyata Anusapati adalah pengkhianat yang tega membunuh ayahnya. Dia langsung berencana membalaskan dendam ayahnya.

Telah diketahui bahwa Hobi yang sangat paling ditekuni oleh Anusapati ini ialah mengadu ayam. Tohjoyo pun langsung menghampiri Anusapati bahwa di luar kota sana terdapat acara adu ayam. Anusapati ini langsung merasa senang sekali, tanpa ada yang mengetahui mereka berdua pun langsung beranjak pergi ke acara adu ayam tersebut.

Ketika sudah setengah perjalanan, tanpa aba-aba tohjoyo langsung saja menikam Anusapati dengan pisau yang ditusukan kepada organ tubuhnya.

Sepulangnya dari acara Tohjoyo langsung mengumumkan bahwa saudara tirinya tersebut dibunuh oleh seseorang yang tidak dikenali oleh siapa-siapa dan rakyat pun semua pada mempercayai pengumuman tersebut dan juga orang-orang di sekitar kerajaan pun ikut mempercayainya.

Dan pada akhirnya Anusapati disemayamkan di Candi Kidal, kota Malang dan meninggalkan seorang putra yang bernama Ronggowuni.

Masa Pemerintahan Tohjoyo

kerajaan singasari
tendasejarah.com

Berhasilnya Tohjoyo menewaskan saudara tirinya tersebut membuat beliau menjadi pemimpin selanjutnya. Akan tetapi sangat disayangkan masa kerajaan dan masa jabatannya tidak berlangsung lama dan hanya menjabat selama 1 tahun saja ketika keponokannya yang bernama Ronggowuni mengganggu ketenangannya.

Ronggowuni dengan Mahesa Cempaka ini menuntut kudeta kepada Tohjoyo dan berkata bahwa Tohjoyo ini tidak pantas sekali bahwa dia mendapati tahta kerajaan tersebut. Kemudian Tohjoyo ini tidak terima karena dirinya diperlakukan seperti itu, kemudian Tohjoyo pun memerintahkan Lembu Apal dan para pasukannya untuk membunuh Ronggowuni.

Rencana Tohjoyo ini telah diketahui oleh Ronggowuni, dan akhirnya Ronggowuni ini menyusun rencana kembali, yakni menyerang Tohjoyo. Lembu Ampal yang awal mulanya berada di pihak Tohjoyo, akibat adanya pengaruh dari Ronggowuni ia berputar balik untuk ikut menyerang Tohjoyo.

Akhirnya pertarungan yang sangat ini dimulai, Tohjoyo dan pasukan kerajaannya dengan Ronggowuni yang dibantu oleh Lembu Ampal. Kekuatan-kekuatan serangan Ronggowuni bisa mengungguli Tohjoyo.

Akhir cerita, Ronggowuni ini berhasil untuk menguasai istana kerajaan, tapi sangat disayangkan sekali yaitu tidak berhasil membunuh Tohjoyo dikarenakan Tohjoyo ini berhasil melarikan diri meskipun disekujur tubuh ini terdapat banyak sekali luka-luka.

Tidak berlangsung lama, akhirnya Tohjoyo ini meninggal dunia di Katang Lumbang, dikarenakan Tohjoyo ini tidak kuat untuk menahan luka-luka yang ada disekujur tubuhnya.

Tinggalkan komentar