Pengalaman Tentang Minum Coffee di Seecul Coffee Bar Sukabumi

Ketika kita menyukai suatu hal, setiap orang pasti mempunyai kisah tersendiri didalam ceritanya. Kisah yang berawal dari pengalaman mengenal, kemudian mencoba dan akhirnya menyukainya.

Ketika sudah menyukai dengan rasanya, dengan sensasinya, dan dengan dampaknya. Kemudian berlanjut menjadi ketagihan dan keterusan.

Demikian pun perkenalan saya dengan coffee. Lebih tepatnya dengan terbiasanya mengkonsumsi secangkir coffee. Pertama  mengenal coffee itu ketika saya masih berusia sekitar 11tahun. Ketika seusia itu, sayapun heran ketika melihat bapak meminum cairan hangat berwarna hitam.

Ketika sudah melihat, sayapun penasaran dengan cairan hangat yang telah diminum oleh bapak, ketika itu dengan perlahan-lahan saya pun langsung menghampiri bapak, dan menanyakan cairan hangat apa yang sedang telah diminum olehnya.

Tidak seperti biasanya pintu rumah terbuka. Dari luar sudah telihat sosok yang tidak asing bagi saya. Sosok yang selalu menjadi teladan saya sejak kecil. Ya dia adalah bapak saya.

beliau sibuk menonton TV sambil menikmati secangkir minuman yang memiliki aroma khas. Aroma itu membuat saya penasaran.

gumam saya dalam hati.

“Apa sih yang lagi diminum sama babeh?”

rasa penasaran semakin besar, maka saya pun langsung bertanya kepada babeh saya.

Saya:”Bapak lagi minum cairan apa itu, ko warnanya hitam”? Ujar saya berkata kepada bapak saya.

Bapak:”Bapak lagi minum kopi mas” Bapak membalas singkat.

Saya:”ohhh kopi ya pak? Kalo aku udah boleh minum kopi sama kaya bapak belum pak”? Ujar saya berkata seperti itu.

Bapak:”Nanti kalo Mas udah tumbuh besar dan dewasa, mas baru boleh minum kopi sama kaya bapak” Jawaban Bapak seperti itu.

Seingat saya, ketika saya masih berusia belasan tahun bapak pernah mengajak saya bertemu dengan rekan bisnisnya, bapak juga mengenalkan saya dengan rekan-rekan bisnisnya, dan bapak juga mengenalkan saya dengan cairan hangat yang sering diminum oleh bapak, yaitu coffee.

Saya jadi ingat kapan pertama kali saya minum coffee ketika masih menginjak dibangku kelas 1SMA. Sebagai masa masa itu biasanya kerap melakukan perkumpulan-perkumpulan teman-teman pada jam kegiatan diluar sekolah, kebetulan sayapun diajak oleh teman saya untuk ikut berkumpul bersama di Street Culture (Seecul Coffee bar).

Ketika itu sayapun tidak menyianyiakan moment untuk berkumpul bersama. Tak lama berfikir sayapun langsung menerima tawaran teman saya untuk ikut berkumpul dan bergabung bersama teman-teman sekolah. Pada akhirnya kita semua berkumpul disalah satu caffe yang berada di daerah kami, yaitu Seecul Coffee Bar.

Pertama Kali Menikmati Coffee di Seecul Coffee bar

Street Culture Coffee Bar

Kamipun berkumpul di Seecul Coffee Bar (Street Culture Coffee Bar). Ketika telah sampai pada tempat yang kita tuju, yaitu Seecul Coffee Bar. Kamipun langsung mencari tempat duduk terlebih dahulu, apabila kita tidak mencari tempat duduk terlebih dahulu, kita tidak akan bisa duduk dan bersantai karena pada saat itu banyak sekali pengunjung yang mengunjungi caffee itu.

Saking ramainya kitapun hampir tak kebagian tempat untuk duduk, alhamdulillahnya Mahesa salah satu teman dari kami mendapatkan tempat duduk untuk kita bersantai, bergurau dan yang paling tepatnya untuk menikmati coffee bersama.

Tak lama kemudian kamipun langsung menuju ke tempat yang telah ditempati oleh mahesa, ujar teman saya “akhirnya kita kebagian tempat duduk juga yah hehe”

Pada akhirnya kita dapat berkumpul ditempat yang mana tempat itu bisa dipakai untuk bersantai, berbincang-bincang, sharing, bercanda tawa dan masih banyak hal yang dapat kita lakukan distu, setelah panjang lebar kita berbincang dan bercanda gurau.

Dimas salah satu teman dari kami langsung menuju ke meja barista mengambil menu coffee untuk melihat menu coffee apa saja yang telah disediakan di Seecul Coffee Bar ini.

Mulai Mencoba Memesan Coffee

Street Culture Coffee Bar

Ketika menu coffee itu telah diambil oleh Dimas, ternyata setelah dilihat-lihat menunya di seecul ini bukan hanya menyediakan coffee saja, tetapi ada beberapa menu minuman lainnya selain coffee tersebut.

Sayapun ditanya oleh teman saya yang bernama Daffa.

Daffa:”mau mesen apa maneh lik”?

Saya:”gatau euy urang bingung daf mau mesen apa,soalnya baru pertama ini urang ngopi. Mesen ice blend we atuh nyak”

Daffa:”ih ntong kos awewe aja maneh mesen ice blend, cobaan dulu we nih coffee nu disadiaken di Seecul

Saya:”heeh atuh heeh daf urang mau nyobain mesen coffee we”

Ternyata di seecul coffee bar ini menyediakan beberapa jenis coffee yang selalu ditawarkan untuk penikmat kopi yang baru-baru seperti saya ini. Seperti vietnam, espresso, cappucino latte, caramel machiato,kopi gayo dan masih banyak kopi-kopi lainnya.

Pada akhirnya sayapun mencoba untuk memesan caramel machiato. Teman-teman lainnya juga ikut memesan, ternyata sebagian dari mereka tidak memesan coffee semuanya. Tau gitu saya juga tak akan memesan coffee 🙁

Tapi, berhubung saya belum pernah merasakan dan menikmati coffee seperti bapak dan teman-teman saya lainnya, sayapun tidak menyesal karena telah mememesan caramel machiato itu. Tak sabar lagi sayapun ingin segera mencoba meminum dan sambil menikmati coffee tersebut.

Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya pesananan coffee yang saya pesan pun di hidangkan juga oleh witres di cafe itu.

Setelah dihidangkan oleh witres dimeja cafe, sedikit demi sedikit sayapun langsung menyeruput coffee yang telah saya pesan sambil berbincang-bincang dengan teman saya.

Tak terasa setelah keasikan berbincang-bincang, dan bercanda tawa bareng bersama teman-teman lainnya, ketika saya melihat ke gelas, eh ternyata coffee saya pun telah habis, dan pada akhirnya saya pun ingin langsung memesan coffe lagi untuk yang kedua kalinya, hehe.

Akhirnya saya memesan coffee yang berbeda dari coffee yang pertama saya pesan, coffee yang pertama saya pesan itu adalah caramel machiato, dan untuk yang kedua kalinya saya ingin mencoba memesan cappucino latte. Maklum baru pertama nikmatin coffee ya jadi kaya gitu, hehe.

Setelah saya memesan coffee lagi teman saya pun terkejut dan bertanya.

Andhika:”Lik teu salah maneh mesen coffee lagi”?

Saya:”Hanteu dik, ya inimah itung itung urang lagi nyobain berbagai jenis kopi we dik hehe, maklum baru pertama minum kopi wk”

Andhika:”Haha paingan atuh lik maneh mesen kopi nya sampe nambah dua kali gitu wk”

Saya:”Haha baewe kumaha urang wk, urang mau ke bar depan dulu ah mau mesen kopi dei hehe”

Memesan Coffee yang ke Dua kalinya

Bar Seecul

Setelah saya selesai berbincang dengan andhika, sayapun langsung bergegas menuju bar untuk memesan coffee untuk yang kedua kalinya. Cie yang kedua kalinya wkwk.

Pelayan baristanya pun sangat ramah dan sopan sekali, ketika saya datang didepan bar, barista itu langsung menyapa dan menanyakan apa ada yang ingin depesan lagi?

Barisa:”Ada yang bisa saya bantu a? atau ada yang ingin dipesan lagi”?

Saya:”Iya a, saya kepingin mesen kopi lagi nih a hehe”

Barista:”oh iya a, silahkan a ini menunya dan aa sendiri yang milih nya”

Saya:”Ok a, saya pingin mesen cappucino latte aja a”

Barista:”Iya a, ditunggu aja yah kopinya di mejanya a”

Saya:”Baik a, terimakasih banyak a”

Akhirnya sayapun kembali ke meja lagi untuk duduk dan bergabung kembali dengan teman-teman sambil menunggu pesanan coffee yang kedua datang.

Akhirnya Cappucino Latte pun Tiba dengan Bersama Sejuta Rasa

Cappucino Latte (milchhof.li)

Ketika saya sudah kembali ke meja dan bergabung lagi bersama teman-teman, salah satu teman saya pun bertanya.

Aruga:”Udah beres lik mesen kopinya”?

Saya:”Alhamdulillah ga udah beres hehe, jadi ketagihan ngopi gini atuh ga euy wk”

Aruga:”Haha wajar lik namanya juga cowo wk:”

Dan pada akhirnya setelah menunggu sambil sedikit bergurau dengan teman-teman, pesenan coffee yang saya pesan itu datang juga.

“horeeeeeeee cappucino pesananku datang juga 😀 wk”

Rasanya sudah tak sabar untuk mencicipi cappucino latte ini berhubung pesanan coffee-nya baru datang, sayapun membiarkan dulu beberapa menit, karena masih panas kalo langsung diminum jadi saya diamkan beberapa menit.

Setelah coffee itu didiamkan beberapa menit, sayapun langsung mencoba untuk menyeruput cappucino latte yang memiliki aroma harum yang sangat menggoda, ternyata setelah saya minum dan menikmati pesenan coffee yang kedua kenikmatan rasanyapun tak kalah enaknya sama pesanan coffee yang pertama, yaitu caramel machiato.

Itulah sedikit cerita saya mengenai coffee. Yang awalnya tidak tau coffee sama sekali menjadi tau, yang awalnya belum pernah meminum dan menikmati coffee jadi pernah.

Sejak itu, sampai saat ini saya menjadi pecandu dan penikmat coffee sejati. Cieee pecandu dan penikmat sejati, kaya apaan aja deh yah wkwk.

Alesan Saya Mengapa Suka Sekali dengan Coffee

cdninstagram.com

Ya alesan saya kenapa suka sekali dengan coffee. Berdasarkan penelitian saya sih kalo mengkonsumsi coffee dalam keseharian itu ada manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Kenikmatan tersendiri

pixabay.com

Bagi yang menyukai coffee. Minum coffee merupakan keinginan yang tak terhalangi lagi, sama dengan kalo peroko yang gak merokok. Mereka bakal mencari coffee yang menurut mereka ini paling enak dan rasanya sangat sesuai dengan selera sendiri.

Menjadi Teman Begadang

cdn2.tstatic.net

Nah kalo alesan yang ini sudah jelas, dan alesan ini sering dijadikan alesan oleh orang yang sangat menyukai coffee. Biasanya coffee hitam paling banyak dipilih oleh peminum coffee untuk menemaninya begadang, tapi kalo saya udah ngga mempan, kalo sekiranya udah ngantuk ya langsung tertidur, hehe.

Menghangatkan Suasana

cdn2.tstatic.net

Nah salah satu keuntungan meminum coffee itu dapat menghangatkan suasana dan keadaan ketika sedang berkumpul dengan teman-teman atau kerabat lainnya. Alesan saya kalo minum coffee bareng-bareng itu emang paling mantap dan juara, apalagi kalo lagi ngumpul sama teman-teman dirumah.

Inilah pengalaman ceritaku tentang secangkir kopi yang manis.
“saat kepenatan mulai membebanimu, kamu bisa bangkit dan memulainya dengan secangkir kopi”

Mungkin hanya ini yang bisa saya ceritakan, apabila ada kesalahan-kesalahan kata saya pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Selamat membaca teman-teman, dan ditunggu buat ngopi barengnya ya.

Tinggalkan komentar